Merindu Hujan

lepaskan segalanya
saat sendiri seperti ini
merindukan hujan
basuh lara di hati

tak ingin aku diam
hal ini sangat berarti
terakhir aku melihatnya
sesuatupun terjadi

mata yg sungguh indah
ada yg lain di sini
di tempat yg sulit terungkap
mengharap tak pasti

sebuah kata sakral
keluar dari lembutnya bibir
aku merendah
seolah tak peduli

satu perasaan terkoyak
entah apakah ada yg lain ?
penuh dengan pilihan
apakah dia yg terpilih ?

waktu akan menjawab
kebenaran yang hakiki
jiwaku berontak
ingin ku menangis

tapi air mata enggan memancar
hingga kata itu terbesit
“kita sudahi saja”
“rasa ini tak akan ada akhir”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑

%d bloggers like this: