Sebuah Kalimat

Hati ini telah membisikkan kalimat yang tidak pernah aku duga sebelumnya,
kalimat yang timbul setelah bertahun-tahun terpendam dan malah pernah aku kira hanyalah seonggok kalimat sia-sia,
kalimat singkat namun punya berjuta arti baginya,
bagi seseorang di sana,
seseorang yang membuatku mengatakan kalimat itu,
seseorang yang memberiku keberanian untuk mencari kalimat itu di relung-relung hati,
diantara bilik-bilik kalbu,
seonggok kalimat itu menjadi seikat mawar ranum terlindung oleh vas bening yang terpancar beningnya hingga meyilaukan mata hati ini,
harumnya memenuhi ruangan kosong di jiwa sampai membuat jantungku ini berdetak kencang, tiap detaknya itu mengalirkan darah yang terus mengalir secara teratur melalui pembuluh darah, memenuhi tubuh ini hingga aku bisa merasakan kehangatannya.

Aku sedikit menghela nafas dan akhirnya terucapkanlah kalimat itu,
“Aku sungguh menyayangimu”.

Advertisements

One thought on “Sebuah Kalimat

Add yours

  1. bro bagiku ide adalah sesuatu yang lugas untuk dipersembahkan bagi para pendengarnya… ide adalah sesuatu yang polos dan tak tersembunyikan, tapi kenapa semua idemu kau bagi dengan bentuk tersembunyi dan meminta pendengarmu untuk memecahkan sendiri.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑

%d bloggers like this: