Tanpa Logika


Dari semua yang terjadi, dari guru yang sangat berharga yaitu pengalaman, dan dari setiap keputusan bodoh yang aku buat, cinta bukanlah segalanya. Ada yang mendorong orang untuk rela berkorban lebih dari sebuah kata, lebih dari sebuah rasa, lebih dari cinta. Aku menyebutnya “kebutuhan”.
Kebutuhanlah yang membuat seseorang untuk membuat keputusan di luar nalar, di luar prediksi, bahkan di luar keinginan itu sendiri. Ketika kita butuh akan sesuatu maka kita akan berjuang untuk mendapatkan itu, dan ketika orang yang benar-benar kita cintai ternyata tidak sesuai dengan apa yang ada di otak kita maka rasa kebutuhanlah yang bicara.
Logikanya seperti ini, aku mencintai dirimu dan akan melakukan apa pun untukmu secara wajar. Ketika kamu menuntut terlalu banyak dan berbagai faktor mempengaruhi hingga aku harus berfikir ulang tentang apa yang akan menjadi keputusanku. Akhirnya aku memutuskan untuk memilih dengan dirinya, seseorang yang bisa mengerti dan memahami diriku meskipun aku tidak terlalu mencintainya. Keimpulannya hanya begini, aku mencintaimu tapi aku membutuhkannya. Aku mencintaimu mungkin sampai aku di pelaminan, tapi aku membutuhkannya untuk menemaniku dan menjadi patnerku hingga aku meninggal nantinya.
Meski cinta tidak mengenal logika dan tidak sepatutnya logika berbicara di sini, di ranah cinta mati, tapi apakah kita terus menerus menuruti kata perasaan yang belum tentu baik untuk kita. Tuhan tahu, Ia hanya menunggu. Ia hanya menunggu waktu yang tepat hingga kita sadar siapa yang paling tahu apa yang terbaik buat kita dan Tuhan pasti tahu apa yang paling baik buat kita. Itulah mengapa kenapa banyak orang tidak menikah dengan cinta pertamanya, mungkin karena itu bukan yang terbaik buat mereka atau mungkin kita terlalu mengikuti perasaan di saat mental kita terlalu dini untuk menentukan sikap.
Sayang, masih banyak yang terlalu terpedaya akan cinta. Menganggap cinta itu segalanya dan tidak ada yang bisa lebih baik darinya. Aku menyebutnya cinta mati. Sangat sayang sekali kita bisa di butakan dengan hal seperti itu. Aku tidak menyalahkan cinta sama sekali tidak. Cinta juga merupakan anugerah dari Tuhan, patut di syukuri. Yang aku sesalkan, kenapa banyak yang menghalalkan cara demi cinta. Itu saja. Masih banyak hal-hal yang berharga di sekitar kita. Jangan di butakan oleh cinta. Tuhan akan segera menunjukkan yang terbaik buat kita selama kita tidak berhenti berusaha.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑

%d bloggers like this: