Suka atau ndak Suka… ?

Di minggu-minggu awal bulan pertama di tahun 2012, tiba-tiba saya ingat cerita teman saya sekerja dulu.  Ia pernah crita bahwa dia punya teman yang tiba-tiba aja nikah dengan seseorang yang baru beberapa bulan dikenalnya, padahal sebelumnya sudah bertahun-tahun dia pacaran sama seorang perempuan yang dikenalnya semenjak kuliah.

Teman saya ini bertanya pada temannya itu *semoga ndak bingung… wheheh*
Tanya-nya gini, “lah kenapa kok nikah sama dia, kamu kan suka-nya sama pacarmu itu, uda mulai kuliah kan kalian jadian ?”

Lalu temannya itu menjawab, “lah gimana lagi, ini bukan masalah suka atau ndak suka, ini masalah kebutuhan, saya lebih membutuhkan istri saya saat ini untuk melengkapi kekurangan saya… itu aja…”

KEBUTUHAN.
Itu yang akhirnya jadi pilihan.
Jadi inget lagi pas ikutan mata kuliah Purchasing, dosennya nanya, “apa bedanya keinginan dengan kebutuhan ?”
Nah loh…! Saya sempet bingung menjawab-nya kala itu… dan berlanjut sampe sekarang… whahaha…. Itu mah tolol namanya… whehehe… kalau pacar saya tau pasti dia akan bilang, “ haaa hoook… !”

Dari beberapa literatur yang ada, bisa saya simpulkan seperti ini :

Keinginan adalah sesuatu tambahan atas kebutuhan yang diharapkan untuk dapat dipenuhi sehingga manusia tersebut bisa merasa lebih puas.

Kebutuhan adalah sesuatu yang diperlukan oleh manusia sehingga dapat mencapai kesejahteraan, sehingga bila ada diantara kebutuhan tersebut yang tidak terpenuhi maka manusia akan merasa tidak sejahtera atau kurang sejahtera. Dapat dikatakan bahwa kebutuhan adalah suatu hal yang harus ada, karena tanpa itu hidup kita menjadi tidak sejahtera atau setidaknya kurang sejahtera.

Ya, jadi masuk akal juga ketika temennya teman saya itu tadi bilang bahwa dia lebih membutuhkan istrinya saat ini daripada seseorang yang ia sukai semenjak masa kuliah dulu.  Mungkin dia merasa kalau yang ia sukai itu belum bisa jadi apa yang dia butuhkan… akhirnya… ini bukan lagi masalah suka dan ndak suka…

Sama dengan di sekitar kita kan… wahhh.. kita ingin ini dan ingin itu… tapi belum tentu kita butuh itu kawan… !

Saya ndak suka makan ini dan makan itu… padahal itu yang mungkin sangat ia butuhkan…

Bukankah kita seharusnya lebih bijak untuk membedakan antara suka atau ndak suka… ingin atau ndak ingin… butuh atau ndak butuh…ahhh… tapi Cuma dikit yang mau bijak… !whehhe… bukan saya pesimis… tapi ini realistis…!
Bukankah negara kita sendiri punya kebanyakan orang yang konsumtif… yang artinya mereka lebih memilih untuk mendahulukan keinginannya atau sesuatu yg disukainya daripada kebutuhannya… ahh itu uda jadi rahasia umum… !

Emang yg lebih baik dimulai dari diri sendiri.
Karena uda tau perbedaannya, harusnya uda bisa membedakan pula.

Pikir. Dan Renungkan !
“Apa yg saya butuhkan ?”

Kalau agak sakit-sakitan, ya ayok olahraga dan makan makanan yang sehat donk ! itu yang dibutuhkan… !
Meski itu yg ndak kita suka dan kita ndak pengen itu sama sekali ya tetep harus dilakukan tho… karena itu yang kita butuhkan…
Eh…?!!! Kita ini hidup bukan untuk kita sendiri kan…? Kita juga hidup bareng-bareng orang lain… disekeliling kita banyak yang menyayangi kita… saya yakin itu… terus apakah kita mau mengecewakan mereka dengan tidak mengkonsumsi sesuatu yang benar-benar kita butuhkan.  Jangan lupa, tubuh ini Cuma titipan… bukankah harus dijaga sebaik-baiknya…?
Ini salah satu contoh aja… dengan kebimbangan saya selama ini karena melihat kondisi di sekeliling saya…

Suka atau ndak suka…? Saya lebih memilih butuh atau ndak butuh.

Advertisements

One thought on “Suka atau ndak Suka… ?

Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑

%d bloggers like this: