nyaman…

kita terbiasa memilih sesuatu ataupun mempertahankan sesuatu karena rasa
nyaman, tanpa sadar sedikit demi sedikit ia akan membunuhmu… membunuh
karaktermu hingga mungkin kau tak tau siapa sebenarnya dirimu…
woohh… ekstrim yah…. he he he …

terakhir saya melihat di sekitar wilayah kerja saya, benar-benar nyaman,
nyaris hanya suka cita… dan tentu saya selalu ada makanan yang saya
suka… ha ha ha… alhasil saya merasa aman… dan kau tau kawan…
otakku ini makin kinclong… ! alias jarang di pakai… karena selalu
menjalani rutinitas dan kenyamannan yang sama tiap harinya…
untungnya saya masih ada kuliah ataupun pertemanan dengan khalayak luar
yang sedikit banyak bisa menjernihkan mindset ini…

sebelumnya, saya pernah ngasih masukan sama seorang teman yang lagi
galau karena selalu di sakiti pasangannya, dan saya bilang, “kalo udah
ndak nyaman ya putus aja, buat apa di pertahanin kalo uda ga nyaman !”
pada akhirnya saya bersyukur dia tidak mengikuti saran saya, dia
melanjutkan “ketidaknyamanan” itu, dan kabarnya sekarang dia udah
menikah dengan pasangannya itu dan dianugrahi satu orang bayi lucu… 🙂

dari dua contoh kasus itu saya jadi sedikit mengubah sikap terhadap rasa
nyaman ini…
nyaman itu asyiiik banget… tapi nyaman ternyata ada level-levelnya..
seperti makanan pedas saat ini yg ada tingkat kepedesannya… he he he…
kalo uda merasa nyaman sama sesuatu dan INGIN merasakan lebih nyaman
lagi, maka yg bakal dihadapi adalah keTIDAKnyaman, saat hal itu
terlewati bakal ketemu dengan nyaman lagi dengan tingkatan yg berbeda
dan ya… tentu dengan tingkat kepuasan yang berbeda pula.. lebih dari
rasa nyaman sebelumnya…

saya diajari oleh calon istri saya bagaimana cara mempertahankan sesuatu
ketika saya mulai tidak nyaman akan hal itu. mungkin dia tau saat saya
merasa tidak nyaman, saya sebenarnya dalam proses untuk menggapai rasa
nyaman ke tingkat selanjutnya….

saat ini sepertinya ndak bijak banget ketika harus menyerah di tengah
perjalanan, di tengah usaha untuk meraih cita-cita…
mempertahankan KOMITMEN yang telah di sepakati adalah hal penting… yg
bisa menunjukkan sejauh mana intregitasmu kawan… yang membuktikan
bahwa apa yang kau katakan sama dengan yang kau perbuat…!

satu hal yang pasti adalah rasa nyaman itu tidak ada yang abadi…
salah satu “tempat” yang benar-benar nyaman adalah…. pas duduk diatas
sajadah…. di temaram malam… sambil memuji nama-Nya…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑

%d bloggers like this: