Melepas Masa Lalu…

Cepat atau lambat, kita semua harus melepaskan masa lalu kita.
Itulah yang saya pahami. Apapun yang telah terjadi… entah itu baik atau buruk… semua telah berlalu dan apa setelah itu… ? Iya… lepaskan… hehehe
Tahun 2013 ini benar-benar menarik, diawali dengan resign dari pekerjaan yg sudah 7 tahun membuat saya belajar hal baru hingga bertemu dan punya teman layaknya keluarga disana…
Pindah ke Surabaya dengan job desc yg sangat beda yaitu menjadi konsultan bisnis menjadi kejutan tersendiri buat saya, apalagi saya mulai kontrak rumah di sana bersama istri, yang semuanya harus dilakukan secara mandiri… tp itu ternyata menyenangkan…! belajar sosialisasi dgn warga di kampung kecil… belajar bersih2 rumah tiap hari krn kalo sehari aja gak dibersihin bakal banyak debu yg bisa buat istri saya bersin krn alergi… itulah kenapa saya pengen selalu bersih dan rapi… krn pengen istri saya sehat… 
Di konsultan saya hanya bertahan 4 bulan krn ternyata istri dipindah kerja ke Malang… 
Kala itu istri pas hamil muda, saya sangat kuatir… berbagai keputusan penting dan beresiko pun diambil, mulai dari putus kontrak rumah, pindahan barang2 dari kontrakan ke Malang, bersedia nganggur sekitar 2 bulan di Malang… hahaha… ga enak sama mertua…

Saya itu orang Malang tp cm weekend aja di Malang jd gak pernah mendalami kota ini setelah lulus diploma dulu… jd menganggur sekitar 2 bulan itu sungguh tidak mengenakkan kawan…!
Dan Alhamdulillah masa pencarianpun (sepertinya) telah berakhir, saya di terima kerja di Bank ternama sebagai Marketing atau istilahnya Account Officer…
Gaji yang di atas UMK dan bonus2nya membuat saya semangat untuk mencobanya, dan ternyata memang sangat menantang..! Ilmu yg saya dapat juga tok cer sekali… Marketing itu memang luar biasa…
Saya jarang pulang on time jam 5 sore, banyaknya ba’da isya… hehe .. ibaratnya ketika pintu Bank ada tulisannya “Tutup”, justru disaat itulah pekerjaan yg sesungguhnya baru aja di mulai bagi karyawannya… hehehe… saya enjoy dan selalu mencari sesuatu yg menyenangkan di sana… apalagi ketika kerja di sini putri kecil saya Fathya Kanya Amara lahir di dunia… saya bahagia…
Namun beberapa minggu kemudian ada yg hilang, iya… waktu… waktu yg bisa saya gunakan untuk membantu istri saya dalam mengurus si kecil sangat berkurang… ketika saya di pindah di unit lain yang memang ritmenya berbeda, saya hampir selalu pulang lebih dari jam 8 malam, malah kadang jauh melebihi itu… dan ketika saya pulang… melihat semua sudah pada tidur… tanpa ada obrolan, besoknya kerja lagi dan mengulangi hal yang sama sekali lagi… sekali lagi…
Mungkin banyak orang yg tidak mempermasalahkan hal itu, ya itu resiko pekerjaan, tp saya ternyata bukan orang seperti itu… hahaha.. meski sudah mencobanya… bagi saya, ini adalah hidup saya yang rata2 maksimal cuma sampe 70 th, saya sekarang udah 28 th, udah hampir separuhnya men…! sayang kalau tidak saya isi sesuatu yang menyenangkan, dan saat ini yang menyenangkan adalah melihat Kanya tumbuh dan membangun selalu komunikasi dengan istri… 
Saya mendadak memutuskan untuk resign dari sesuatu yg keren.. Marketing…
Dan sekali lagi, saya menganggur… tetep gak enak..! tapi belajar dari seorang teman yg lama jadi marketing, “bro… marketing itu dimana aja, di pekerjaan apa aja yg kamu tekuni itu harus pake marketing” akhirnya saya tetap cari lowongan, tanya sana sini, belajar lagi… 
Tiap pagi berangkat untuk sholat dhuha di mesjid, kirim lowongan kerja yg sebelumnya telah disiapkan, ngikutin wawancara, belajar hal baru di perpustakaan sambil cari info…
Alhamdulillah belum satu bulan, saya di terima kerja di sebuah perusahaan manufaktur produksi mesin di Malang, saya di bagian PPIC, bagian di mana saya pernah belajar banyak selama 7 tahun di perusahaan sebelumnya,,,
Lucunya ternyata bagian PPIC di perusahaan ini baru dibentuk ketika saya masuk… hehehe…
Jadi, ketika saya memulai ternyata banyak banget yang harus di tangani, menantang memang, bikin meres otak.. hehehe… tp kakak laki-laki saya bilang, “justru enak rur, sistemnya bisa terserah kamu buatnya..” hehehe… bener juga, sampe seorang kawan di perusahaan sebelumnya bilang, ” siip iku, belajar jadi manager..” Amin… InsyaAllah…
Yang terpenting adalah, saya makin banyak waktu buat keluarga di samping itu gak boleh terlena dan tetep berusaha jadi wirausaha seperti yang saya idam-idamkan…
Bisa mandiin Kanya tiap pagi, dan kadang2 masih sempat sorenya itu tak ternilai hargannya… dan malamnya masih bisa baca buku dan belajar buat toko online itu juga keren… oh iya, harus disempetin juga kumpul sama komunitas yg sekarang mulai meredup…
Alhamdulillah, saya bersama keluarga bisa melalui tahun ini dengan banyak keputusan-keputusan tercipta dan itu pembelajaran tersendiri buat kami yang termasuk keluarga baru… keluarga kecil…
Dan kini, saatnya melepas masa lalu… menyambut masa baru…
Di tahun depan saya pribadi ingin untuk bisa menjalankan Toko Online sebagai tonggak berdirinya HunBun, membantu teman yang juga sedang merintis usahanya baik itu dari segi ilmu maupun tenaga, bisa punya rumah sendiri dari hasil keringat sendiri… owh.. itu keren…! dan yang paling penting adalah membesarkan Kanya dengan Islami, tranfer karakter baik, menggandeng tangan istriku Anantya (pipi merahku) dgn wajah cool seolah berkata, “mari kita lalui ini bersama ya sayang..”
Amin
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑

%d bloggers like this: