Enaknya Masakan Istri [#3]

Alarm yang saya atur untuk membangunkan sahur tidak terdengar sama sekali. Ketika terbangun dan melihat jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 03.12, istri sempat berbisik agar hati-hati, karena ternyata ada Kanya yang tengah tertidur pulas tepat di sebelah kaki kiri saya.

Beberapa hari ini Kanya sama Bundanya tidur bersama di kamar, sedangkan saya tidur di kasur darurat di depan televisi ruang tengah. Hal ini karena Kanya tidak mau tidur kalau tidak sama Bundanya, sedangkan saya kalau sudah melihat tempat tidur di kuasai dua makhluk yang saya sayangi itu adanya cuma bisa pasrah. Saya tidak kebagian tempat.

Kanya saya pindah, biar tidurnya lebih enak. Entah kapan anak kecil ini pindah sendiri dan tidur di sebelah kaki ini. Saya lanjutkan sholat lalu sahur bersama istri. Sesekali saya pandang Kanya yang tadi malam sempat saya bentak karena muntah. Apa salah anak ini sampai saya marah-marah ? Adanya salah saya yang banyak terhadap anak ini.

Habis mengantar Kanya ke sekolah, saya langsung berangkat ke kantor. Kali ini pukul 07.59 sudah tiba. Bukan contoh karyawan yang baik. Ternyata kantor tidak seperti dugaan saya kemarin yang berpotensi banyak masalah. Hanya saja salah satu staff saya tidak masuk, sehingga harus bantu mengerjakan tugasnya sementara.

Sepulang kerja saya mampir sebentar untuk membersihkan rumah yang di Arjowinangun. Sekalian menata barang biar mudah di angkut nantinya ketika pindahan dilakukan. Sekitar pukul 16.55 saya sudah selesai bersih-bersih lalu lanjut pulang.

Belum masuk rumah dan masih di depan pagar, saya sudah di sambut oleh anak kucing. Itu adalah kucing nya orang yang ikut menjaga rumah ini sewaktu masih belum kami pindah. Sampai saat ini beliau tinggal bersama kami sambil bantu-bantu di rumah. Hanya saja, mengenai kucing ini yang saya kurang nyaman.  Masalah kebersihan dan kesehatan kucing itu yang mengkhawatirkan, karena tidak selalu di rumah, kadang di luar, cari makan di luar, dan entah apa saja yang ia lakukan di luar. Apalagi pergaulan di luar itu kadang menakutkan. Sedangkan di rumah ada anak kecil yang sedang lucu-lucu nya, Kanya.

Pengejaran kucing terpaksa di lakukan, untuk di kembalikan ke tempat asalnya. Mulailah saya jalan mondar-mandir, sampai obrolan istri tidak terlalu di perhatikan. Hingga akhirnya beres sudah. Kucing sudah berada di tempat yang benar. Setelah membatalkan puasa, saya langsung ambil handuk untuk segera mandi. Tiba-tiba saya melihat remahan, saya telusuri, dan sepertinya dari deodoran istri saya. “Hun… ?!”

Istri saya melihat deodorannya yang sudah hampir habis dan remahannya di lantai. Amarah tak terbendung, “Kanyaaaaa…!!!”

Kanya kena marah Bundanya. Menangis keras. Saya melerai mereka berdua. Saya juga sempat sedikit menegur istri saya agar jangan terlalu keras. Ini hanya karena deodoran. Saya bawa Kanya ke kamar mandi untuk membersihkan pub nya sekalian membantu menenangkannya. Setelah bersih, saya bawa Kanya untuk meminta maaf ke Bundanya. Sambil sesenggukkan, Kanya mencium tangan Bundanya lalu memeluknya. Dia lalu duduk tenang di ruang tengah sambil bawa ponsel saya. Nonton Power Rangers.

Usai bersih diri dan Sholat, saya bantu istri memasak. “Apa yang bisa di bantu ?” tanya saya. Ternyata saya kebagian tugas meremas / membentuk Begedel (istilah bahasa Indonesia nya saya tidak tahu). Lauk makanan berbahan dasar kentang yang di lembut kan dan di campur dengan bumbu, lalu di bentuk bulat-bulat ceper, di lumuri kocokan telur, kemudian di goreng. Mulailah saya membentuk dengan meremas-remas nya. Sepertinya saya ahli untuk urusan yang satu ini.

Sambil bantu masak, kami saling berbincang termasuk topik tentang Kanya susah buang air besar akhir-akhir ini. Analisa istri saya mungkin karena susu nya yang sempat di tambah rasa cokelat. Kasihan Kanya kalau mau pub sampai harus ngeden-ngeden yang membuat wajahnya jadi agak aneh.

Pekerjaan meremas itu pun akhirnya selesai, bersamaan dengan Adzan Isya’ yang berkumandang. Kami bersiap untuk sholat teraweh sekalian. Tiba-tiba istri memamerkan mouse baru yang baru di terima nya dari belanja online. Bangga sekali dia sambil senyum-senyum, mouse baru tanpa kabel berwarna merah senada dengan notebook nya. Canggih memang. Canggih bagi istri saya. “Nanti mau saya coba…”, katanya. Saya hanya lewat sambil membenarkan sarung yang agak miring.

Usai teraweh, kami bersiap untuk makan malam. Akhirnya makanan atau begedel yang saya remas-remas tadi di goreng juga. Menunggu sambil bermain bersama Kanya di kasur darurat tempat saya biasa tidur di depan televisi. Ketika hidangan siap, saya makan dulu dan Kanya di suapin Bundanya. Tidak terlalu makan banyak si Kanya, mungkin perutnya masih sakit akibat tidak lancar buang air besarnya. Akhirnya istri menemani saya makan, Kanya bersantai ria di kasur darurat. Tidak menyangka ternyata masakan istri saya enak juga. Viewers di aplikasi memasak yang dia ikuti juga lumayan banyak. Senang juga melihatnya.

IMG-20160609-WA0000

Alhamdulillah, enak, enak, enak. Waktunya nonton televisi. Ternyata siarannya jelek-jelek. Istri mengusulkan running man kesukaannya. Baiklah. Masih saja lucu. Kami bertiga berada di kasur darurat. Kanya mulai atur posisi bantal. Istri mulai merebahkan badan di samping Kanya. Saya mulai meluruskan punggung. Saya pun tertidur. Pulas.

Setiap hari selalu ada drama dan pada akhirnya selalu memberi kita pilihan untuk memberi kesan seperti apa di akhir cerita. Saya memilih untuk tidur dalam keadaan kenyang dan bahagia bersama anak juga istri.

Pukul 23.06 saya sempat terbangung dan melihat Kanya pelan-pelan tertidur tengkurap di pinggiran kasur darurat, namun lutut dan kakinya masih di lantai. Pikir saya mungkin Kanya baru pindah dari kamar seperti biasanya. Biarkan nyenyak dulu, baru saya pindah. Saya pun kembali tidur.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑

%d bloggers like this: