Kasihan Anak Kanya [#4]

Saya terbangun di kaget kan oleh ulah Kanya yang tidur di sebelah saya dengan posisi aneh. Saat itu sekitar pukul 03.12 pagi. Bundanya yang juga sudah bangun bilang, “kayaknya dia pub, hun…”. Saya jadi tambah kaget, seingat saya sekitar jam sebelas malam dia sambil mengantuk berat, pindah dari kamar tidur ke kasur darurat tempat saya tidur. “masa dia tidur sekian lama dengan posisi seperti ini… ?”, tanya saya dalam hati. Kemudian saya cek, dan ternyata benar dia buang air besar. Mungkin itu yang menyebabkan dia tidak mau berbaring ketika tidur dan memilih posisi separuh badannya tengkurap di pinggiran kasur, sedangkan lutut dan kakinya di lantai. Selama ini dia dengan posisi seperti itu. Kasihan Kanya.

Saya coba bangunkan untuk segera membersihkan pub nya itu. Dengan memicingkan mata dia berjalan pelan ke kamar mandi bersama saya. Lalu saya bersihkan. Setelah itu, dia seolah sayang untuk tidur kembali apalagi melihat kedua orang tuanya sedang bersiap sahur. Sepertinya Kanya susah untuk buang air besar itu karena salah susu, memang sempat beberapa hari ini di beri tambahan cokelat biar bervatiasi. Ternyata tidak cocok. Kanya ikut sahur dan benar-benar tidak tidur lagi setelah itu sampai tiba saatnya saya antar ke sekolah.

Dia cerewet sekali selama perjalanan, benar-benar mengajak saya untuk terus berbincang, meskipun kadang tema nya berulang. Ketika melalui jalan pintas yang berupa jembatan tembus, dia mulai agak diam. Melewati polisi tidur, dia seolah goyah. Saya coba liha wajahnya, dia tertidur. Saya berbisik untuk bersandar di tangan kiri saya. Pelan sekali saya mengendarai motor ini. Hingga tiba di sekolah dia masih tertidur. Kanya langsung di gendong ustadzah di sana, biar segera di tidur kan di dalam. Saya cium dia lalu berpamitan.

Saya cek jam tangan yang sudah menunjukkan angka 07.32. Saatnya agak cepat sedikit berangkat ke tempat kerja. Tidak biasanya jalanan ramai sekali saat itu. Dan akhirnya saya pun terlambat. Pintu gerbang sudah tertutup dan harus menunggu sampai apel pagi selesai, baru setelah itu mengurus izin lalu masuk kerja.

Prediksi saya akan ada komplain mengenai pengiriman mesin ke Jakarta dua hari yang lalu. Info dari supir juga tidak ada komplain. Aneh. Semoga saja benar tidak ada kendala. Saya lumayan santai di kantor. Pulang kerja pun tepat waktu.

Pulang ke rumah masih diawali dengan mengejar kucing agar berada di tempat yang seharusnya. Membantu istri memasak. Sedikit memang, tapi membantu. Saya melihat Kanya masih bermasalah dengan pub nya. Ketika di ajari ke toilet mesti histeris tidak mau. Waktu berbuka, sampai selesai sholat teraweh pun Kanya tetap belum mau untuk buang air besar, padahal biasanya ini sudah waktunya. Baiklah, saya tidak akan memaksa dan menanyakan lagi.

Kanya dan saya tertidur bersama di kasur darurat. Sebelum saya tidur, sekilas terlihat istri sedang di depan notebook nya, tapi yang di pegang justru ponsel nya. Agak aneh memang. Mungkin dia lelah. Itu sekilas tentang istri saya.

Sekitar jam 22.42 malam tiba-tiba Kanya ber manuver pindah posisi seperti malam sebelumnya. Suara gerakan itu tidak biasanya justru membangunkan saya. Curiga, apakah dia buang air besar di popoknya. Perlahan saya cek dan ternyata benar, dia pub dengan bau yang menyengat. Istri saya juga terbangun dan keluar dari kamar, membantu saya untuk membersihkan pub nya Kanya. Kasihan Kanya. Setelah di bersihkan, ia lanjut tidur sama bundanya di kasur darurat dan saya pindah yang di kamar.

Kalau ritme baru buang air besar nya Kanya jam sebelas malam, maka agak merepotkan juga. Kalau kami orang tuanya kebetulan tidak tahu, Kanya bakal tertidur sambil ada pub di popoknya. Semoga segera ada jalan keluar biar Kanya tidak susah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑

%d bloggers like this: