Masa Jungkir Balik [#9]

Kali ini Kanya akan di antar tante nya. Ketika dalam perjalanan setelah mengantar Kanya dari rumah tante nya, tiba-tiba saja saya teringat akan masa lalu. Betapa Kanya itu anak yang kuat. Sudah melakukan traveling semenjak dalam kandungan. Pindahan kami dari Surabaya ke Malang itu pas istri hamil besar. Hingga ketika dia lahir pun dari berumur beberapa bulan, kami harus pindah ke rumah kontrakan yang jaraknya tidak jauh dari tempat bekerja. Kala itu kami sudah mulai menitipkan Kanya, ketika kami berdua sebagai orang tuanya sedang bekerja.

Saya ingat betapa tiap hari kami harus bagi tugas, siapa yang mengantar Kanya ke penitipan, siapa yang menjemput. Sampai harus bergantian ambil cuti atau tidak masuk kerja, untuk menjaga Kanya ketika sakit di rumah. Tapi Kanya selalu tersenyum, dia benar-benar membuat apa yang kami kerjakan terasa lebih ringan. Ketika tadi saya tinggal berangkat kerja, lalu dia menangis dan minta saya yang mengantar, jadi terasa sekali sedihnya. Meskipun saya tahu, mungkin itu hanya drama nya Kanya di masa threenager.

Tiba di kantor bertemu dengan permasalahan klasik. Pengiriman mesin dengan kelengkapan mesin yang belum tersedia. Seharian, saya bersama tim berusaha agar kekurangan tersebut. Alhamdulillah menjelang sore, pengiriman mesin bisa dilakukan. Saya juga berkoordinasi dengan pusat mengenai harus adanya serah terima dengan penerima mesin di sana yang selama ini tidak terlalu di hiraukan. Banyak hal yang membuat kami kadang lose motivation adalah karena adanya pemimpin yang tidak sadar kalau dia adalah pemimpin, sehingga keberadaannya antara ada dan tiada. Ketika laporan hanya sebagai usaha untuk menggugurkan suatu kewajiban saja, maka mengharapkan hasil maksimal hanyalah akan menjadi omong kosong saja.

Usai sudah pekerjaan hari ini. Waktunya pulang dan lupakan.

1cae9987-3ffa-4166-a036-b7b970c51a77Bunda sedang membuat pisang goreng. Kanya ikut membantu. Siapa yang tidak takjub melihat ibu dan anak ini berada di dapur dan sedang sibuk memasak bersama. Hanya saja kadang ‘Kanya memang senang menggoda kami. Memanggil kami tanpa henti dengan suara yang keras, ingin tahu apa pun yang sedang kami pegang, sampai tidak ada hujan atau angin tiba-tiba memukul wajah saya. Mungkin di anggap nya saya monster dan dia Ranger pink. Tidak terasa telah di perbolehkan berbuka. Meja kecil ungu penuh kenangan mulai di tata dan pisang goreng tak lupa teh hangat nya pun mulai di hidangkan. Sepertinya Kanya menikmati sekali pisang goreng yang dia buat bersama Bundanya atau masih panas ya nak ?

Habis teraweh, saya memijit istri. Katanya agak tidak enak badan. Sambil berbincang di tengah hujan di luar yang masih rintik-rintik. Mengingat bahwa saya pernah di serbu oleh puluhan kecoa di rumah kontrakan pertama kami ketika di Surabaya. Istri sampai merinding, apalagi ketika ingat juga di saat kami berdua nonton televisi, tiba-tiba ada lipan keluar dari retakan lantai. Sontak kami terkejut dan dengan terpaksa saya bunuh. Kami menertawakan momen itu. Mulai dari kami tinggal di malang, puasa ramadhan kami selalu di tempat yang berbeda tiap tahunnya, entah tahun depan kemana lagi, tapi kalau memang untuk kehidupan yang lebih baik lagi, kenapa tidak ?

Sampai saat ini pun, kami mengalami masa jungkir balik dimana banyak kepentingan yang harus kami tunaikan, bahkan tidak jarang terjadi pada waktu yang bersamaan. Namun, kadang kami juga berpikir bahwa apa yang terjadi pada kami saat ini mungkin masih belum sebanding dengan jungkir balik nya orang tua kami dulu ketika mendidik dan membesarkan kami. Itu tidak tergantikan. Ini yang membuat kami untuk tidak mudah mengeluh dan mencoba menikmati proses ini. Senikmat mungkin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑

%d bloggers like this: