Tantangan Membaca Buku

Bukan tanpa sebab, karena saya sempat merasa minat membaca buku menurun drastis semenjak putri kecil yang lucu itu hadir di dunia. Seolah punya “mainan” baru yang selalu ingin dekat setiap waktu. Ketika putri saya tumbuh, banyak perubahan yang terjadi. Ia ingin tahu segalanya, pertanyaan yang bertubi-tubi tentang banyak hal mulai dari yang sepele sampai yang rumit membuat saya agak kewalahan. Hal ini sampai memaksa saya untuk bilang, “Bapak ndak tau nak…”

Mungkin ini karena kurangnya ilmu yang saya punya.

Beberapa hari yang lalu, tiba-tiba terpikir menantang diri sendiri untuk bisa menyelesaikan membaca satu saja buku dalam tiap minggu nya, yang nantinya bisa saya bagi pengalaman membaca tersebut dalam blog ini.

Dengan banyaknya buku di rumah, harusnya hal ini menguntungkan dan bakal banyak hal baru yang bisa saya dapat nantinya. Bayangkan, semua buku berkumpul di rumah, seolah keluarga besar dan ramai sekali. Mulai dari buku-buku tentang hukum dari mertua saya yang seorang advokat, buku saya sendiri yang sebagian besar tentang bisnis, komputer, motivasi, sampai novel, buku dari istri saya yang lebih banyak di dominasi komik lucu-lucu, hingga buku tentang agama yang sayang sekali kalau hanya jadi pajangan di ruang tamu.

Tapi, saya tahu ini tidak mudah. Terutama dalam hal konsistensi dan pengaturan waktu nya. Analisa dari hampir satu bulan di catat dalam bullet journal, waktu saya dalam 24 jam memang sudah fix, hampir selalu ada jadwal. Saya perlu mengatur nya lagi agar lebih flexible untuk meningkatkan kualitas di tiap hari nya.

Tantangan minggu kali ini adalah, saya akan membaca buku yang sudah beberapa tahun yang lalu di belikan istri saya. Dia sempat membayangkan kalau saya bakal jadi pembicara ternama suatu saat nanti. Sudah lama buku ini ada di laci meja kantor saya, dan mulai hari ini saya akan membaca nya. Sadar, betapa banyak waktu terbuang.

“JADI PEMBICARA PRO ITU MUDAH!”

Penulis : Bambang Trim

Penerbit : Tiga Kelana

IMG_20170320_113106

Pada intinya, tantangan ini untuk diri saya sendiri. Logika saya bilang kalau membaca itu penting, itu bakal memudahkan ketika melakukan hobi menulis ini dan mengembangkan imajinasi, tapi kemalasan masih saya berbisik manis untuk selalu saja menghabiskan waktu yang tidak searah dengan tujuan yang pernah di putuskan.

Wish me luck…! untuk terus istiqomah memperbaiki diri.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑

%d bloggers like this: