Balada Toilet

Dimulai dari aku yang sedang nongkrong dengan tenangnya sembari bau-bau agak ndak sedap semilir-milir hinggap di hidungku yang sedikit agak besar dari rata-rata.  Saat seperti ini biasanya timbul ide brilian sampai ide aneh yang tak kunjung padam dari bawah kloset hingga atas ubun-ubun, tapi anehnya sudah hampir 15 menit kok ndak ada ide sama sekali... Continue Reading →

Memulai dari titik nol

“Jika ini memang salahku, tolong jelaskan dimana salahnya ?” pintaku memohon. Wajahku yang sebelumnya merah padam penuh amarah, secara seketika luluh ketika melihatnya menangis. “Salahmu adalah...membiarkan hatimu menjadi milikku...” lirih ia berkata dengan tajam menatap mataku dengan air mata yang tak henti-hentinya mengalir. Bersungguh-sungguh. Ketika waktu telah memberi jawabannya, apa yang di harapkan tidak selalu... Continue Reading →

Cinta Untuk Bintang

Seekor lalat terbang berputar-putar lalu menukik tajam dan akhirnya hinggap lah ke bibir sebuah cangkir mungil ber motif bunga-bunga yang berisi kopi tinggal setengah, tampak bahwa ada yang sudah meminumnya satu hingga dua teguk. Cangkir itu berdiri manis di atas sebuah meja yang ter sudut dalam ruangan sejuk, sinar matahari dapat masuk di sela-sela jendela... Continue Reading →

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑