Puisi 2 : Cahaya Meredup

Ia melihat sabun berbentuk hati yang ada di meja kerjanya. Masih tampak rapi dengan kemasannya meski sudah bertahun-tahun ada bersama nya. Tiba-tiba ada keinginan untuk membukanya. Dibuka lah kemasan sabun itu. Beberapa saat tercium aroma sebenarnya sabun itu. Aroma nya menenangkan. Membawa benaknya ke masa lalu, masa ketika bersama seseorang yang tidak mudah untuk di lupakannya.

Aku bisa salah

Aku bisa salah. Memutuskan dan memilih solusi dari setiap permasalahan yang ada. Tidak terkecuali saat ini. Yakin, banyak hati terluka akibat kesalahan ini. Aku bisa salah. Ini tentang usaha manusia untuk menjadi sempurna. Apakah mungkin? Lelah, bila harus membahagiakan semua orang. Beban, bila tidak ikuti kata hati. Aku bisa salah. Dengan melakukan apa yang aku... Continue Reading →

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑